Mataram NTB – Polsek Mataram kembali menunjukkan perannya sebagai penengah dalam kesalahpahaman di masyarakat. Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, miskomunikasi antar remaja akhirnya berhasil diselesaikan secara damai melalui proses problem solving di Mako Polsek Mataram, Rabu (07/01/2026).
Kesalahpahaman awalnya antara remaja berinisial SH dengan remaja berinisial MV yang terjadi sebelumnya pada Minggu dini hari (04/01) di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Pagesangan, yang dipicu oleh kesalahpahaman saat saling tegur di jalan raya.
Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi, SH, menjelaskan bahwa mediasi ini dilakukan untuk mencegah terjadinya berkembang menjadi potensi gangguan keamanan.
“Awalnya hanya karena salah paham saat menegur di jalan. Hari ini, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pagesangan, Aiptu I Gede Gunartha, mempertemukan kedua belah pihak di Mapolsek dengan didampingi orang tua dan keluarga masing-masing,” ujar AKP Mulyadi.
Dalam proses mediasi tersebut, kedua belah pihak menyadari kesalahan mereka dan sepakat untuk mengakhiri perselisihan. Sebagai bentuk komitmen, para remaja tersebut menandatangani surat pernyataan perdamaian yang disaksikan langsung oleh pihak keluarga dan kepolisian.
AKP Mulyadi menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi pergaulan anak-anak mereka, terutama saat beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran agar para remaja tidak mudah terpancing emosi dan lebih dewasa sehingga dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengedepankan keadilan restoratif (restorative justice) karena mereka masih usia produktif. Dengan adanya surat pernyataan ini, kami harap tidak ada lagi dendam di masa depan. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk segera melaporkan ke Bhabinkamtibmas jika ada potensi gesekan sekecil apa pun di lingkungan mereka,” tegas Kapolsek.
Kegiatan mediasi yang berlangsung sejak pukul 10.00 WITA tersebut berjalan dengan aman dan kondusif. Kedua pihak saling bersalaman dan berjanji untuk bersama-sama menjaga ketertiban di wilayah Kota Mataram.












