Lombok Barat – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Lombok Barat kembali menunjukkan kesiapsiagaan tinggi dalam melayani masyarakat, tidak hanya dalam menangani kebakaran, tetapi juga dalam misi penyelamatan dan evakuasi darurat. Pada Jumat malam, 09 Januari 2026, Tim Rescue Damkar Lombok Barat berhasil mengevakuasi sebuah mobil milik warga yang terperosok di kawasan jalan raya Dusun Mesanggok, Desa Mesanggok, Kecamatan Gerung.
Insiden yang menimpa sebuah kendaraan jenis Daihatsu Xenia milik seorang warga bernama Ibu Emi ini terjadi di tengah kondisi cuaca malam hari. Roda belakang kendaraan tersebut terperosok ke tepi jalan, sehingga mobil tidak dapat bergerak,Khawatir kondisi mobil akan semakin terperosok lebih dalam.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Lombok Barat, H. Suherman, mengonfirmasi bahwa personelnya tiba di lokasi hanya dalam waktu empat menit setelah menerima laporan. Kecepatan respon ini menjadi kunci utama agar proses evakuasi tidak memakan waktu lama.
“Kami menerima informasi dari Ibu Emi sekitar pukul 21.15 Wita. Mengingat posisi kendaraan yang cukup berisiko di jalan Desa mesanggok, tim langsung kami berangkatkan dari Pusko.
Setibanya di lokasi, petugas Damkar melakukan pengamanan area guna memastikan keselamatan pengguna jalan lainnya. Setelah mengecek kondisi kendaraan, tim memutuskan untuk menggunakan metode penarikan beban menggunakan unit mobil tangki. Proses ini dilakukan dengan sangat hati-hati untuk meminimalisir kerusakan pada bagian bumper maupun sistem penggerak roda belakang mobil Xenia tersebut.
“Evakuasi mobil berhasil dilakukan dengan cara diikat dan ditarik menggunakan mobil tangki yang kami bawa. Personel di lapangan sudah terlatih untuk menghadapi situasi darurat seperti ini, sehingga dalam waktu singkat kendaraan sudah bisa kembali ke posisi normal,” tambah H. Suherman.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak ragu menghubungi Dinas Damkar jika mengalami situasi darurat. Petugas kami siaga 24 jam untuk memberikan bantuan sebagai bentuk pelayanan publik yang maksimal bagi seluruh warga Lombok Barat,” tutupnya.












