Perkuat Sinergi Lewat Sholat Jum’at Keliling, Kapolsek Terara Ajak Warga Desa Sukadana Jaga Generasi Muda

LOMBOK TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Terara terus berkomitmen untuk menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat melalui pendekatan humanis dan religius. Pada Jum’at siang, 09 Januari 2026, jajaran Polsek Terara melaksanakan kegiatan rutin Jum’at Keliling yang dirangkaikan dengan sosialisasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Kegiatan kali ini dipusatkan di Masjid Izharul Haq, Dasan Tundung, Dusun Sukadana Timur, Desa Sukadana, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur.

Kehadiran Kapolsek Terara, IPTU M. Rofi’i Suradadi, S.H., bersama anggotanya disambut hangat oleh para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan jamaah setempat. Selain sebagai bentuk ibadah wajib, momentum ini dimanfaatkan secara optimal oleh pihak kepolisian untuk membangun komunikasi dua arah yang lebih cair dengan warga di wilayah hukumnya.

Seusai pelaksanaan sholat Jum’at, IPTU M. Rofi’i Suradadi diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas di hadapan ratusan jamaah. Dalam penyampaiannya, Kapolsek menekankan bahwa keamanan wilayah bukan hanya tanggung jawab kepolisian semata, melainkan hasil kolaborasi aktif antara aparat dan seluruh lapisan masyarakat. Ia mengajak warga untuk kembali menghidupkan semangat gotong royong melalui pengaktifan pos ronda atau siskamling di lingkungan masing-masing.

Baca Juga :  Polres Lombok Utara Gelar Apel Kesiapan Ops Patuh Rinjani 2024

“Kami sangat mengharapkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat di Desa Sukadana ini. Keamanan yang kondusif hanya bisa kita wujudkan jika kita semua peduli terhadap lingkungan tempat tinggal kita sendiri. Mari kita galakkan kembali kegiatan ronda malam sebagai langkah preventif terhadap potensi tindak kriminalitas,” ujar IPTU M. Rofi’i Suradadi dalam arahannya yang bernada persuasif.

Poin utama yang menjadi sorotan Kapolsek dalam kesempatan tersebut adalah pengawasan terhadap generasi muda. Kepolisian mencatat bahwa sebagian besar gangguan Kamtibmas, mulai dari aksi balap liar hingga konflik antarkelompok, sering kali bermula dari aktivitas pemuda yang berkumpul hingga larut malam tanpa pengawasan orang tua. Menurutnya, pembiaran terhadap aktivitas malam hari dapat menjerumuskan anak-anak ke dalam lingkaran salah pergaulan.

Baca Juga :  Kolam Pemandian Suranadi: Wisata Alam dengan Keindahan Alam dan Sejarah yang Menyegarkan

Secara khusus, Kapolsek mengingatkan para orang tua untuk lebih protektif terhadap jam pulang anak-anak mereka. Ia menjelaskan adanya dua potensi risiko besar jika pengawasan keluarga melemah di era modern saat ini.

“Saya mengajak para tokoh dan orang tua, tolong peduli terhadap anak-anak kita. Jika sudah larut malam dan mereka belum pulang, tolong dicari. Jangan dibiarkan keluyuran tanpa tujuan. Ada dua potensi buruk yang mengintai jika kita abai: anak kita bisa menjadi pelaku kejahatan, atau justru mereka yang menjadi korban kejahatan. Kita harus menjaga mereka karena mereka adalah masa depan bangsa,” tegas Kapolsek Terara dengan penuh keseriusan.

Selain isu keamanan dan kenakalan remaja, pihak Polsek Terara juga memberikan atensi khusus pada kondisi cuaca di awal tahun 2026 yang kian sulit diprediksi. Mengingat letak geografis beberapa wilayah di Lombok Timur yang rawan terhadap perubahan cuaca mendadak, Kapolsek meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti angin kencang atau banjir luapan.

Baca Juga :  Lautan Merah Putih di NTB: Gerakan Pembagian Bendera Berlangsung Semarak, Kobarkan Nasionalisme Jelang HUT RI

IPTU M. Rofi’i Suradadi mengingatkan agar warga melakukan langkah antisipasi sejak dini, seperti membersihkan saluran air dan memperhatikan kondisi pohon-pohon besar di sekitar pemukiman. “Saat ini cuaca tidak bisa diprediksi. Kadang panas terik, lalu tiba-tiba hujan ekstrem. Kami mengimbau warga untuk tetap waspada dan segera melapor kepada pihak kepolisian atau otoritas terkait jika melihat adanya tanda-tanda potensi bencana di sekitar mereka,” tambahnya menutup sesi himbauan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *