Pastikan Transparansi, Babinsa Dampingi Penyaluran Bantuan Logistik untuk Korban Banjir Sekotong

Lombok Barat, NTB – Kepedulian negara terhadap masyarakat terdampak bencana kembali ditunjukkan melalui sinergi TNI dan Pemerintah Daerah (Pemda) di wilayah Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Pasca hujan lebat yang mengakibatkan banjir di sejumlah desa, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Buwun Mas Komando Rayon Militer (Koramil) 1606-06/Sekotong, Serka I Gusti Made Ariawan, melaksanakan monitoring sekaligus pendampingan penyaluran bantuan sembako kepada warga terdampak, Kamis sore (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan kunjungan kerja Gubernur NTB, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Barat ke wilayah terdampak banjir, tepatnya di Dusun Bengkang, Desa Persiapan Pengantap, serta Dusun Sauh, Desa Persiapan Blongas.

Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bentuk empati sekaligus komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat tidak menghadapi bencana sendirian.

Dalam kunjungan tersebut, bantuan diserahkan secara simbolis kepada warga berupa beras, minyak goreng, mie instan, dan kecap. Babinsa bersama unsur terkait turut memastikan proses penyaluran berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran.

Bencana banjir di Desa Persiapan Pengantap mengakibatkan sejumlah kerusakan material, antara lain robohnya tembok pagar SDN 3 Buwun Mas dan Poskesdes, lumbung padi panggung warga yang bergeser sejauh ±25 meter, serta kerusakan pada beberapa tembok rumah warga. Beruntung, tidak terdapat korban jiwa di wilayah tersebut.

Sementara itu, di Dusun Blongas, Desa Persiapan Blongas, banjir menyebabkan satu orang warga dengan gangguan kejiwaan (ODGJ) meninggal dunia, meski tidak ditemukan kerusakan material signifikan.

Baca Juga :  Hari Pertama Operasi Keselamatan Rinjani, Puluhan Pengendara Diberi Teguran

Babinsa Serka I Gusti Made Ariawan menyampaikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas kemanusiaan. “Kami akan terus mendampingi warga, memastikan keamanan wilayah serta membantu pemulihan pasca bencana,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda, perangkat desa, tenaga kesehatan, serta Tim Tagana Dinas Sosial, dan berjalan dengan aman, tertib, serta lancar, mencerminkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi bencana alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *