Mataram, NTB – Hujan lebat yang disertai angin kencang masih terus melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Barat, termasuk Kota Mataram, dalam beberapa hari terakhir. Kondisi cuaca ekstrem ini mengakibatkan sejumlah pohon maupun dahan dan ranting patah hingga tumbang di berbagai titik, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
Di beberapa lokasi, pohon tumbang tidak hanya melintang di badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga menimpa atap rumah warga. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menyebabkan kerugian materiil yang cukup signifikan bagi masyarakat terdampak.
Menindaklanjuti kondisi tersebut, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, SIK., MH memerintahkan seluruh jajaran Polresta Mataram dan Polsek di wilayah hukumnya untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta melakukan langkah-langkah mitigasi bencana.
“Saat ini cuaca ekstrem sedang melanda beberapa daerah, termasuk Kota Mataram. Kami dari Polresta Mataram akan meningkatkan kesiapsiagaan dalam melakukan penanganan maupun mitigasi terhadap potensi bencana alam,” ujar Kombes Pol. Hendro Purwoko saat diwawancarai awak media, Rabu (21/01/2025).
Ia menegaskan, seluruh fungsi di Polresta Mataram hingga jajaran Polsek telah diperintahkan untuk selalu siaga dan responsif terhadap setiap kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.
“Seluruh fungsi dan Polsek jajaran kami minta meningkatkan kesiapsiagaan setiap saat, agar dapat segera melakukan tindakan cepat sebagai upaya memberikan perlindungan, keamanan, dan keselamatan kepada masyarakat,” imbuhnya.
Selain langkah internal, Kapolresta Mataram juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anggota keluarga, khususnya anak-anak, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Kapolresta juga menyatakan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait pemerintah Kota Mataram dan Lombok Barat sebagai upaya bekerjasama dalam melakukan langkah-langkah mitigasi bencana.
Dengan sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan dampak cuaca ekstrem dapat diminimalisir serta keselamatan dan kenyamanan warga Kota Mataram tetap terjaga.












