Mataram, NTB — Warga pesisir Pantai Gading, Lingkungan Mapak, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas pada Kamis pagi (22/01/2026) sekitar pukul 07.00 Wita. Menindaklanjuti temuan tersebut, Polsek Ampenan bergerak cepat melakukan evakuasi sekaligus olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Kapolsek Ampenan Ahmad Majmuk menjelaskan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga Lingkungan Mapak Belatung saat memantau kondisi air laut di sekitar pesisir pantai. Warga tersebut kemudian melaporkan temuannya kepada Bhabinkamtibmas Kelurahan Jempong Baru.
“Informasi dari warga langsung diteruskan ke Polsubsektor Sekarbela dan Polsek Ampenan. Begitu menerima laporan, personel segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, evakuasi, serta olah TKP,” ujar Kapolsek.
Dalam penanganan peristiwa tersebut, Polsek Ampenan bersinergi dengan Unit Identifikasi Polresta Mataram serta petugas Basarnas. Proses evakuasi dilakukan di pesisir Pantai Gading dengan tetap mengedepankan prosedur penanganan jenazah.
Menurut keterangan saksi, warga sempat melihat sosok tersebut dari kejauhan saat mengamati kondisi laut. Bahkan, warga sempat merekam video singkat sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.
“Dari kondisi awal, jasad korban sudah dalam keadaan membengkak sehingga sulit dikenali. Perkiraan sementara, korban diduga terseret arus laut dan telah meninggal beberapa waktu sebelumnya,” jelas Kapolsek.
Usai dievakuasi, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui identitas serta penyebab pasti kematian. Sementara itu, pihak kepolisian juga telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian sebagai bagian dari proses penyelidikan.
Polsek Ampenan mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau mengetahui informasi terkait korban agar segera melapor ke pihak kepolisian untuk membantu proses identifikasi.












