“Alhamdulillah evakuasi berjalan lancar dan aman. Tidak ada siswa maupun guru yang terluka. Situasi di SDN 5 Lembar Selatan kembali kondusif setelah ular tersebut kami amankan ke markas untuk nantinya dilepasliarkan kembali ke habitat yang jauh dari jangkauan manusia,” pungkas H. Suherman.
Secara normatif, munculnya ular di pemukiman atau fasilitas publik sering kali berkaitan dengan kondisi cuaca atau perubahan habitat. H. Suherman menghimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama di area yang berbatasan langsung dengan lahan kosong atau semak belukar. Masyarakat diminta untuk segera menghubungi nomor darurat Damkar Lombok Barat jika menemukan kejadian serupa agar dapat ditangani secara profesional dan aman.












