Setelah berhasil dikeluarkan, korban yang diketahui mengalami patah tulang pada bagian kaki segera dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Mataram menggunakan ambulans untuk mendapatkan perawatan intensif.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Lombok Barat masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas telah mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan ke kantor polisi terdekat untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah mendalami apakah ada faktor kelalaian, kondisi mengantuk yang memicu kecelakaan di jam rawan tersebut.
Jalan Raya Senggigi sendiri dikenal sebagai jalur yang memiliki banyak tikungan tajam dan minim penerangan di beberapa titik, sehingga pengemudi diminta untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat berkendara pada dini hari.
Kecelakaan ini menjadi peringatan bagi para pengguna jalan agar selalu mematuhi batas kecepatan dan memastikan kondisi fisik dalam keadaan bugar saat berkendara. Berkat kesigapan tim Damkar dan warga, satu nyawa berhasil diselamatkan dari tragedi “adu jangkrik” di awal tahun 2026 ini.












