Lombok Barat, NTB – Kepolisian Resor (Polres) Lombok Barat mengambil langkah tegas demi keselamatan para wisatawan yang akan menikmati libur panjang Lebaran Ketupat. Melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), Polres Lombok Barat mengeluarkan imbauan larangan penggunaan kendaraan bak terbuka, seperti pikap dan truk, untuk mengangkut penumpang menuju lokasi-lokasi wisata. Kebijakan ini bertujuan untuk meminimalisir risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama mengingat tradisi masyarakat yang kerap menggunakan kendaraan jenis ini untuk berwisata.
Kepala Satlantas Polres Lombok Barat, Iptu Dina Rizkiana, S. Trk., dalam keterangannya menegaskan bahwa larangan ini diberlakukan demi keamanan, kelancaran, dan yang paling utama adalah pencegahan kecelakaan. “Menjelang libur perayaan Lebaran Ketupat yang jatuh pada tanggal 7 April 2025 mendatang, kami dengan tegas melarang penggunaan kendaraan bak terbuka untuk mengangkut penumpang yang hendak berwisata,” ujar Iptu Dina, Sabtu (5/4/2025).
Lebih lanjut, Iptu Dina menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamati dan mencatat adanya tradisi di kalangan masyarakat Lombok Barat yang sering memanfaatkan mobil bak terbuka sebagai sarana transportasi menuju pantai atau tempat wisata lainnya saat perayaan Lebaran Ketupat. Tradisi ini, menurutnya, sangat berpotensi menimbulkan bahaya dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
“Kami sangat mengimbau masyarakat untuk tidak lagi menggunakan mobil bak terbuka untuk tujuan wisata. Petugas kepolisian di lapangan akan bertindak tegas dengan meminta wisatawan yang kedapatan menggunakan kendaraan jenis ini untuk putar balik,” imbuhnya.
Menghadapi potensi peningkatan aktivitas masyarakat selama Operasi Ketupat Rinjani 2025, Polres Lombok Barat tidak main-main dalam mempersiapkan pengamanan. Ratusan personel gabungan dari Polres, TNI, dan instansi terkait telah disiagakan. Selain itu, beberapa pos pengamanan dan satu pos pelayanan juga telah didirikan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama perayaan Lebaran Ketupat berlangsung.
Dengan adanya imbauan dan tindakan tegas ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan dapat lebih memperhatikan keselamatan diri dan orang lain. Polres Lombok Barat berharap perayaan Lebaran Ketupat tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tanpa adanya insiden kecelakaan yang tidak diinginkan.