Mataram, NTB – Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga lingkungan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Sampah bagi para Bintara Pembina Desa (Babinsa). Kegiatan ini menandai langkah strategis TNI dalam mendukung program pemerintah menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat, terutama di tingkat desa.
Bimtek yang dilaksanakan secara virtual ini dibuka langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, melalui video conference (vicon), menunjukkan betapa seriusnya perhatian pemerintah terhadap isu pengelolaan sampah.
Di Aula Kodim 1606/Mataram, Komandan Kodim (Dandim) 1606/Mataram, Kolonel Arm Muhammad Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., turut serta dalam kegiatan ini bersama dengan perwakilan Babinsa dari jajaran Komando Rayon Militer (Koramil) di wilayahnya. Kehadiran para pemimpin ini menegaskan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak dalam implementasi program pengelolaan sampah di lapangan.
Babinsa Sebagai Agen Perubahan di Desa
Dalam sambutannya, Menteri Lingkungan Hidup menekankan peran krusial Babinsa sebagai agen perubahan di desa. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari Bimtek ini, Babinsa diharapkan dapat:
Mengedukasi Masyarakat: Memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Mendorong Partisipasi Aktif: Mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam kegiatan pengelolaan sampah, seperti pemilahan sampah, pembuatan kompos, dan bank sampah.
Mengawasi dan Mendampingi: Memastikan implementasi program pengelolaan sampah berjalan efektif di desa.
Menjadi Contoh: Memberikan contoh nyata kepada masyarakat dalam praktik pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.
Dukungan Penuh Kodim 1606/Mataram
Kolonel Arm Muhammad Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa Kodim 1606/Mataram siap mendukung penuh program pengelolaan sampah ini. “Babinsa adalah garda terdepan TNI di desa. Kami akan memastikan mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjalankan tugas ini,” ujarnya.
Dengan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, diharapkan masalah sampah di desa-desa dapat teratasi dengan baik, menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.