Lombok Barat – Kabar menggembirakan datang dari Nusa Tenggara Barat (NTB)! Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) NTB dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi NTB menunjukkan keseriusan mereka dalam memberantas narkoba di lingkungan lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).
Senin (3/2/2025) menjadi hari bersejarah bagi kedua instansi. Di Lapas Lombok Barat, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas NTB, Anak Agung Gde Krisna, dan Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Marjuki, secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang bertujuan untuk memperkuat Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) serta penyelenggaraan program rehabilitasi di lapas dan rutan se-NTB.
Komitmen Tegas Berantas Narkoba
Kakanwil Ditjenpas NTB, Agung Krisna, menegaskan bahwa penandatanganan PKS ini adalah bukti nyata sinergitas dan komitmen kuat antara BNNP dan Kanwil Ditjenpas NTB dalam upaya memberantas narkoba dan prekursor narkotika, serta menyelenggarakan program rehabilitasi bagi warga binaan di lapas dan rutan.
“Astungkare, penandatanganan PKS hari ini merupakan bukti nyata sinergitas dan komitmen kita dalam P4GN dan penyelenggaraan rehabilitasi bagi warga binaan di lapas dan rutan,” ujar Agung Krisna dengan semangat.
Kolaborasi Erat untuk Rehabilitasi Warga Binaan
Agung Krisna menambahkan bahwa pihaknya siap bersinergi dengan BNNP NTB melalui pertukaran data dan informasi, serta pelaksanaan program rehabilitasi. Bahkan, Ditjenpas NTB berencana menggelar operasi bersama di seluruh jajaran pemasyarakatan di NTB terkait P4GN.
Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol. Marjuki, memberikan apresiasi tinggi kepada Ditjenpas NTB atas dukungan aktif mereka dalam upaya P4GN, termasuk melalui pertukaran informasi. Ia sangat mendukung PKS ini karena adanya kesamaan visi antara kedua belah pihak untuk mengembalikan warga binaan ke tengah masyarakat dalam kondisi pulih dan produktif.
“Dengan keinginan dan persepsi yang sama, kita dapat mengembalikan WBP ke tengah masyarakat dalam kondisi yang pulih dan produktif,” kata Marjuki.
Apresiasi dari Lapas Lombok Barat
Kalapas Lombok Barat, M Fadli, turut menyampaikan terima kasih kepada BNNP NTB atas pendampingan yang selama ini diberikan dalam mewujudkan Lapas Bersinar.
“Alhamdulillah, selama ini kerja sama antara BNNP dan Lapas dalam mewujudkan Lapas Bersinar telah berjalan dengan maksimal, seperti di bidang program rehabilitasi sosial serta pertukaran data informasi,” terang Fadli.
Langkah Maju dalam Pemberantasan Narkoba di NTB
Penandatanganan PKS ini merupakan langkah maju yang signifikan dalam upaya pemberantasan narkoba di lingkungan lapas dan rutan di NTB. Sinergi antara Ditjenpas NTB dan BNNP NTB diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi rehabilitasi warga binaan dan menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba.