Mataram – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan layanan Dukcapil. Penipuan ini sering dilakukan melalui pesan WhatsApp atau panggilan telepon dengan alasan membantu aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD).
Dalam pernyataannya, Dukcapil menegaskan bahwa seluruh proses aktivasi IKD hanya bisa dilakukan langsung oleh pihak terkait melalui akun resmi Dukcapil Kota Mataram atau dengan mendatangi kantor Dukcapil setempat. Selain itu, semua layanan administrasi kependudukan, termasuk aktivasi IKD, disediakan secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun.
Plh. Dirjen Dukcapil, Handayani Ningrum, menyampaikan peringatan kepada masyarakat untuk tidak memberikan data pribadi melalui pesan singkat, panggilan telepon, atau tautan mencurigakan yang dikirim oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
“Modus yang banyak terjadi adalah pelaku menghubungi korban dengan alasan mempermudah aktivasi IKD, lalu meminta data pribadi melalui pesan atau telepon,” ungkap Handayani pada Jumat (24/1/2025).
Masyarakat diingatkan untuk tidak mengklik tautan mencurigakan yang berisi aplikasi atau formulir elektronik tidak resmi. Jika menerima pesan atau panggilan yang mengatasnamakan Dukcapil namun terasa mencurigakan, masyarakat diimbau untuk segera mengabaikan atau melaporkannya kepada pihak berwenang.
Dukcapil Kota Mataram juga menekankan pentingnya memeriksa keabsahan informasi melalui sumber resmi. Untuk memastikan kebenaran layanan, masyarakat dapat mengunjungi akun Instagram resmi (@dukcapil_mataram) atau situs web di www.dukcapil.mataramkota.go.id.
Dengan semakin maraknya modus penipuan, masyarakat diharapkan untuk lebih berhati-hati dan tidak mudah memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Mari bersama-sama menjaga keamanan data pribadi demi mencegah kerugian akibat tindakan penipuan.