Mataram, NTB – Komandan Kodim 1606/Mataram, Kolonel Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., menunjukkan kepedulian yang luar biasa terhadap kesehatan dan kesejahteraan anggotanya. Pada Minggu (18/8/2024), beliau melakukan kunjungan langsung ke beberapa anggota Kodim yang saat ini tengah berjuang melawan penyakit. Kunjungan ini mencerminkan sisi kemanusiaan yang hangat dari seorang pemimpin militer, yang biasanya identik dengan ketegasan dan disiplin.
Dalam kunjungannya, Kolonel Saifudin tidak hanya datang untuk memantau kondisi kesehatan para anggota, tetapi juga memberikan dukungan moral yang sangat dibutuhkan. Beliau berdialog dengan para anggota dan keluarganya, memberikan semangat serta doa agar segera pulih dan dapat kembali bertugas seperti sedia kala.
“Kesehatan anggota adalah prioritas utama kami. Saya ingin memastikan bahwa seluruh prajurit yang sedang menghadapi masalah kesehatan mendapatkan perhatian yang layak, baik dari segi medis maupun dukungan moral,” ungkap Kolonel Saifudin dalam perbincangan dengan salah satu keluarga prajurit.
Kunjungan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa perhatian dari atasan dapat menjadi sumber kekuatan tersendiri bagi para prajurit yang tengah mengalami masa sulit. Dengan sikap rendah hati, Dandim 1606/Mataram mendengarkan cerita dan keluhan dari para anggotanya, serta memberikan motivasi untuk terus semangat dalam menjalani proses pemulihan.
“Saya sangat terharu dengan kehadiran Bapak Dandim. Ini benar-benar memberikan dorongan semangat bagi saya untuk terus berjuang melawan penyakit ini,” ujar salah satu anggota yang dikunjungi, dengan mata berkaca-kaca.
Inisiatif Kolonel Saifudin ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh jajaran di bawahnya, bahwa seorang pemimpin yang baik tidak hanya memikirkan tugas dan tanggung jawab di medan operasi, tetapi juga peduli terhadap kondisi kesehatan dan kesejahteraan anggotanya.
Kunjungan ini juga mencerminkan filosofi TNI yang mengutamakan kebersamaan dan kepedulian, tidak hanya dalam konteks militer, tetapi juga dalam hubungan kemanusiaan. Dengan demikian, Kolonel Saifudin telah memberikan teladan yang baik tentang bagaimana seorang pemimpin bisa memberikan dampak positif yang besar dalam kehidupan anggotanya.
Tindakan Kolonel Saifudin ini tidak hanya diapresiasi oleh para prajurit, tetapi juga oleh masyarakat luas yang melihatnya sebagai contoh nyata dari kepemimpinan yang berbasis pada kasih sayang dan empati.