Mataram, NTB – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Mataram segera melakukan Penyelidikan terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang santriwati di Pondok Pesantren Al-Aziziyah Gunungsari, Lombok Barat. Korban berinisial NI (15) asal NTT saat ini tengah dirawat di Rumah Sakit di Lombok Timur akibat mengalami sakit di bagian mata.
Kasat Reskrim Polresta Mataram, Kompol I Made Yogi Porusa Utama, membenarkan adanya laporan dari orang tua korban terkait dugaan penganiayaan tersebut. Pihaknya pun segera melakukan langkah-langkah untuk mengumpulkan bukti dan keterangan (Pulbaket) agar dapat menaikkan status laporan.
Menurut keterangan keluarga korban, NI diduga dianiaya oleh teman-temannya sepulang dari kegiatan tahfiz di Ponpes. Penganiayaan tersebut mengakibatkan matanya sakit hingga harus dirawat di Rumah Sakit.
Sementara itu, Pengasuh Asrama Pria Ponpes Al-Aziziyah, Ustadz Amiruddin, membantah informasi penganiayaan tersebut. Ia mengatakan bahwa NI memiliki penyakit bawaan yang kemungkinan menjadi penyebab sakit di matanya. Ustadz Amiruddin pun mendukung pihak kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini agar dapat diketahui penyebab pasti sakit yang dialami NI.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian. Kita tunggu saja hasil penyelidikan untuk mengetahui kebenarannya.