JURNAL FOKUS _ Mataram NTB – Beredar video di Whatsapp Group yang memperlihatkan perkelahian antar santri di salah satu pondok pesantren (ponpes) di wilayah Kabupaten Lombok Timur.
Dalam video tersebut, terlihat dua santri berkelahi hingga salah satu santri mengalami luka di kepalanya. Mirisnya, sang perekam yang diduga merupakan orang dewasa, bukannya melerai malah asik merekam perkelahian tersebut.
Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Rio Indra Lesmana mengatakan kejadian tersebut sangat disayangkan.
“Kejadian tersebut sangat disayangkan karena orang dewasa bukannya melerai tapi malah merekam kejadian tersebut bahkan menjadi viral,” ujar Kombes Pol Rio Indra Lesmana , Kamis (28/3/2024).
Kombes Pol Rio Indra Lesmana menambahkan, kasus tersebut masih didalami Reskrim Polres Lombok Timur dan pihaknya akan mencari penyebar dan perekam video tersebut.
“Kasus tersebut masih didalami Reskrim Polres Lotim dan tentunya penyebar dan perekam video itu,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kombes Pol Rio Indra Lesmana berharap kasus tersebut menjadi pembelajaran dan tidak terulang kembali di kemudian hari.
“Semoga ini jadi pembelajaran dan kasus serupa tidak terjadi kembali di kemudian hari nantinya,” tutupnya.
Polda NTB mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan kembali video perkelahian antar santri yang terjadi di Lombok Timur. Karena dapat memperkeruh suasana dan tidak membantu menyelesaikan masalah.