Lombok Utara NTB – Banjir bandang melanda Dusun Monggal, Desa Genggelang, Lombok Utara pada Sabtu sore (9/3/2024) setelah hujan deras yang tidak kunjung reda selama tiga hari berturut-turut. Bencana ini menyebabkan kerusakan infrastruktur penting dan menimpa salah satu alat berat dengan pohon tumbang.
Menanggapi situasi darurat ini, Dandim 1606/Mataram, Letkol Arm Muh. Saifudin Khoiruzzamani, S.Sos., M.Han., yang juga menjabat sebagai Dansatgas TMMD ke-119, dengan sigap melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak. Beliau menunjukkan kepemimpinan yang tangguh dalam mengkoordinasikan upaya penanganan cepat bersama anggota Satgas TMMD ke-119 dan pihak-pihak terkait.
“Kami tidak akan tinggal diam melihat kondisi ini. Prioritas kami adalah memastikan keselamatan warga dan segera memulihkan akses jembatan yang merupakan urat nadi transportasi di sini,” ujar Dandim 1606/Mataram.
Beliau juga menegaskan, “Kami juga akan mempercepat proses rekonstruksi jembatan agar kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat dapat kembali berjalan normal.”
Pembangunan ulang jembatan di Dusun Monggal merupakan bagian dari program utama TMMD ke-119, yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas dan kesejahteraan masyarakat. Proyek ini mencakup pembukaan jalan, renovasi rumah tidak layak huni, dan pelebaran jalan untuk mempermudah akses masyarakat.
Kegigihan dan dedikasi Dandim 1606/Mataram serta seluruh anggota Satgas TMMD dalam menghadapi bencana ini menjadi simbol ketangguhan dan solidaritas yang menginspirasi. Mereka bekerja tanpa kenal lelah untuk membangun kembali, tidak hanya infrastruktur, tetapi juga harapan dan semangat masyarakat Lombok Utara.