Pastikan Pasokan Elpiji Aman Jelang Ramadhan

0
15

PASANGKAYU — Jelang bulan suci Ramadhan kelangkaan dan melonjaknya harga elpiji masih terjadi di berbagai wilayah Kecamatan di Kabupaten Pasangkayu. Beragam upaya yang telah dilakukan pemerintah selama ini terlihat tidak terlalu efektif.

Ketua LSM DPD LPK Pasangkayu , Abdul Muis meminta agar pemerintah serius dalam memastikan harga elpiji di tingkat eceran tidak ada penyelewengan. “Kenaikan elpiji semestinya tidak terjadi, namun di banyak pengecer mengalami kenaikan dengan alasan biaya transportasi dan distribusi yang naik juga,’’ ujarnya dalam rilis, Sabtu (3/4).

Tercatat harga elpiji 3 kg di wilayah Kecamatan Pasangkayu mencapai Rp 35 hingga 40 ribu per tabung. Kenaikan harga elpiji tersebut jelas dikeluhkan warga. Kemudian di Bambalamotu,Bambaira dan Sarjo (Bambarasa), harga elpiji jauh di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp 18 ribu, yaitu Rp 25 ribu.

Dia menambahkan, pemerintah harus mampu menstabilkan harga elpiji yang sudah cukup lama berfluktuasi di masyarakat. Ketidakpastian pasokan dan kenaikan harga bagi masyarakat menurutnya akan mempengaruhi struktur konsumsi masyarakat di tengah beragam kenaikan harga kebutuhan pokok dan masa pandemi Covid.19 ini.

Kemudian kepada distributor maupun agen seharusnya tetap mendukung kebijakan resmi yang telah dikeluarkan Pemerintah. Menurutnya, pemerintah maupun Pertamina harus bertindak tegas terhadap segala bentuk penyelewengan, baik dalam harga maupun pasokan yang diluar ketentuan oleh para pengusaha maupun pengecer.

“Konsumsi terbesar elpiji 12 kg dan 3 Kg ada di lapisan bawah. Karenanya pemerintah daerah (pemda) dan pengusaha swasta nasional harus berkoordinasi untuk memastikan distribusi yang tetap berpihak kepada masyarakat luas,” tegas Muis*** Red/Am

LEAVE A REPLY