Proyek SPAL Ratusan Juta di Kabetan Diduga Mubazir, PPK : Tak Mungkin Saya Pergi Sendiri ke Sana? Simak Infonya

0
9

Tolitoli,JurnalFokus.com – Proyek pembangunan Saluran Air Limbah (SPAL), di Desa Kabetan, Kecamatan Ogodeide, Kabupaten Tolitoli, Sulteng, dengan Total Anggaran Rp480 Juta itu.

Diduga sarat praktek korupsi, pasalnya Peroyek SPAL tersebut, diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Belanja (RAB), dan terlihat di lokasi dikerjakan asal jadi.

Pantauan di lapangan Media Jurnal Fokus, diduga adanya dugaan korupsi karena terlihat berdasarkan pakta di lapangan, Pipa pembuangan tidak di tanam, hanya berada di atas permukaan tanah Closednya, dan tidak di buatkan dinding, yang lebih parahnya lagi, bau yang ditimbulkan sangat mengganggu warga yang ada di dusun Soppe, Desa Kabetan.

Terkait hal tersebut, Kepala Desa Kabetan, Ruslan Abd Wahab, membenarkan kalau Proyek SPAL yang dikerjakan pada tahun 2019 itu, asas manfaatnya ke masyarakat tidak ada.

“Tidak ada asas manfaatnya pak (wartawan),” Ungkap Kades Kabetan di hadapan media, baru baru ini dengan tegas.

Ditambahkan Kades, proyek SPAL ini, kalau digunakan bau yang ditimbulkan sangat mengganggu warga yang ada di dusun Soppe desa kabetan.

Kata dia, kemudian pipa pembuangan itu tidak di tanam di dalam Tanah, malahan pipa tersebut dibiarkan di atas permukaan tanah.

“Sangat mengganggu pemandangan, karena pas di depan kantor Puskesmas,” Beber Kades Kabetan.

Di tempat terpisah, Pejabat Pembuat Komitmen ( PPK ), Nanin Heryani ST, pada Dinas PUPR Bidang Cipta Karya, Tolitoli, mengatakan, dari dinas hanya sebagai pendamping dan pengawasan saja.

Kata dia, kemudian akomodasi serta survey monitoring untuk ke sana itu terbatas, karena untuk sampai ke tempat itu harus menggunakan angkutan Laut (Speed).

“Tidak mungkin saya harus pergi sendiri,” Jelas Nanin.

Ditambahkan Nanien, terkait masalah anggaran itu, diserahkan kepada masyarakat langsung sebagai pelaksana kegiatan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

“Saya sudah tekankan juga kepada KSM agar secepatnya menyelesaikan dan itu kami sudah buatkan pernyataan,” Tutup Nanien.

Penulis : Syahar Lesmana/Kepala Biro Tolitoli

LEAVE A REPLY