Antrian Panjang Warga di Tolitoli Demi Gas Melon 3 Kg, Apakah Protokol Kesehatan Diabaikan? Simak Infonya

0
6

TOLITOLI – Puluhan warga di Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, Tolitoli, Sulteng, rela antrian berjam-jam hingga berpanas-panasan, demi mendapat tabung gas elpiji 3 kilogram alias gas melon.

Ironisnya, warga yang mengantri itu, mengabaikan Protokol Kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, dan menjaga jarak di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

“Buat warga kecil ini lebih penting, dari pada tidak sama sekali kita tidak ikut antri.
Kalau tidak antri, ya dapur kita tidak berasap, dan Jelas kita sudah pasti tidak bisa masak,” ungkap salah seorang warga, Andre, saat antrian mendapatkan tabung gas Elpiji 3 Kg.

Dari Pantauan, di lapangan antrian panjang ini terjadi di salah satu pangkalan Sinar Agung, di Jalan Usman Binol Kelurahan Baru, Tolitoli.

Antrian tersebut, berlangsung berjam jam di salah satu agen demi mendapatkan Si “Melon” 3 Kg bersubsidi, dan warga rela berdiri berjam-jam dalam kondisi berdesakan, tanpa masker.

Mereka menandai tabung gas miliknya agar tak tertukar, dan satu warga hanya bisa membeli satu tabung gas.

Hal serupa juga di ungkap Rosmini, warga kelurahan Tuweley, soal susahnya mendapatkan tabung gas Elpiji 3 Kg itu.

Rosmini berkeliling untuk mendapatkan gas tabung 3 kilogram ini, danĀ  sudah sering dilakoni jika perlu lagi gas 3 Kg.

“Jika ada di dapat di luar pangkalan harganya melebihi harga HET (Harga Eceran Tertinggi) di luar dengan harga normal, kami mau kok membelinya,” terang Rosmini dengan nada kesal.***

Laporan : Syahar Lesmana/Kepala Biro Tolitoli

LEAVE A REPLY