Diduga Kabalai Tutup Pintu, Ada Apa Dengan Huntap 1B Senilai Rp 110 Miliar?

0
8

PALU – Ada pertunjukan aneh diduga sedang dilakukan di lingkup Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sulawesi II, ketika sejumlah wartawan mengunjungi kantornya, di Palu, Sulteng, Jumat, (26/2).

Pasalnya, ketika sejumlah wartawan ingin mengkonfirmasi sejumlah pekerjaan hunian tetap (Huntap) di Palu, Sigi, dan Donggala, bagi warga penyintas bencana gempa dan tsunami 2018 lalu.

Akan tetapi, sontak sejumlah wartawan dihadang security.

Prihatin Kondisi Ruas Jalan Nasional di Desa Lingadan, Siapa Bertanggungjawab?

“Stop jangan masuk,” ungkap salah seorang security sedang bertugas itu.

Selang beberapa menit kemudian, Security itu menghampiri sejumlah wartawan bahwa cuma perwakilan saja diperbolehkan bertemu Kepala BP2P Wilayah Sulawesi II, yakni Suko Wiyono, diterima di ruang kerjanya.

Kini BPPW Sulteng Resmi Punya Kepala Humas, Kabalai Tunjuk Eko Prasetyo Gandeng Wartawan

Setelah itu, ketika media ini hendak mewawancarai Suko Wiyono, tapi pria paruh baya dikabarkan asal kota Malang itu cuma memberi isyarat dada dada sambil menutup kembali kantornya.

Sementara itu, Suko Wiyono, dikonfirmasi kembali media ini melalui pesan WhatsApp, 08128293****.

Akan tetapi, pejabat di lingkup Direktorat Jenderal Perumahan, Kementerian PUPR itu lagi-lagi tidak merespon.

Wow! 26 Personil Polsek Bambalamotu Mendadak di Tes Urine, Begini Arahan Wakapolres!

Simak petikan pesan dikirim media ini ke nomor WhatsApp Suko Wiyono, selaku Kepala BP2P Wilayah Sulawesi II.

“Assalamualaikum, sy Ijin konfirmasi soal pekerjaan di balai perumahan, soal pembangunan huntap, sempat di depan kantor tapi dihalangi security”.

Sekadar diketahui, Kementerian PUPR, melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan, melanjutkan pembangunan hunian tetap (huntap) tahap 1B sebanyak 1.005 unit, di Provinsi Sulawesi Tengah.

Pembangunan huntap ini bertujuan untuk membantu rumah masyarakat yang rusak karena terdampak bencana tsunami, gempa, serta likuefaksi di Palu pada tahun 2018 silam.

Adapun anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan huntap tahap 1B sebesar Rp 110 miliar atau tepatnya Rp 110,07 miliar.***

Penulis : Firmansyah

LEAVE A REPLY