Menyeberang 2021, 8 Gedung Untad Kontraknya Diperpanjang April, Pelaksana : Progress 80 Persen

0
7

PALU – Pembangunan 8 gedung di Untad Palu, Sulteng, sesuai kontrak sampai Maret 2021, namun telah diperpanjang hingga bulan April 2021.

Demikian disampaikan Sriwijin, selaku pengawas lapangan, di PT Murni Kontruksi Indonesia (MKI), sebagai pihak rekanan, kepada sejumlah wartawan, di salah satu warkop di Kota Palu, Minggu, (21/2).

“Kontraknya sudah diperpanjang sampai April 2021, saat ini pekerjaan sudah mencapai Progress 80 – 82 persen,” ungkapnya.

Sekadar diketahui, sebanyak 8 gedung baru di Untad mendapat bantuan dana APBN (Loan Word Bank), melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jendral Cipta Karya, Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BP2W) Sulteng, di tahun anggaran 2020 lalu.

8 gedung itu adalah FKIP 1, FKIP 2, Fakultas Ekonomi, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Fakultas Kehutanan, Fakultas Tehnik, Auditorium 7 dan Auditorium 8.

Pantauan media ini di lapangan, Jumat lalu (18/2/), mega proyek ini bandrol dengan anggaran sebesar Rp. 80.763.939.000.00 (Delapan puluh milyar, tujuh ratus enam puluh tiga juta, sembilan ratus tiga puluh sembilan ribu rupiah). Tanpa PPN.

Mega proyek ini dilaksanakan oleh PT Murni Kontruksi Indonesia (MKI). Konsultan : TMT Cerc PT.Yodha Karya.
Tannggal SPMK : 2 Juli 2020. Waktu pelaksanaan 150 hari kerja.

“Jadi 8 gedung ini, menggunakan metode pengeboran (bord phile), K.300 untuk penguatan beton,” ujar Sriwiji sebagai pelaksana lapangan.

Sriwiji juga menerangkan jangka waktu pembangunan 8 gedung tersebut sesuai kontrak sampai bulan Maret. Namun telah diperpanjang hingga bulan April 2021.

Kata dia, berdasarkan pertemuan pihak Untad, bangunan 8 gedung ini telah diusulkan untuk penambahan item pekerjaan Lanscape dan Dinding Penahahan Tanah (DPT).

“Usulannya dari pihak Untad, penambahan lanscape, (askes jalan masuk, parkiran, taman) dan dinding penahanan tanah,” tambahnya.

“Jika nantinya usulan tersebut diamini maka tidak menutup kemungkinan, kita ajukan adendum 2, untuk penambahan anggaran dan waktu, hingga bulan Juni 2021,” tutup Wiji mewakili Direktur PT MKI.***

Penulis : Firmansyah

LEAVE A REPLY