Dua Pejabat Pemkot Palu Ditetapkan Tersangka, Penyidik Kantongi Alat Bukti

0
7

PALU– Dari hasil penyidikan penyidik Kejari Palu, 3 orang saksi kini ditetapkan sebagai tersangka, terkait kasus pembebasan lahan Jembatan Palu V lebih dikenal Jembatan Lalove.

Demikian disampaikan oleh Kepala Seksi Inteligen (Kasi Intel) Kejari Palu, Grafik SH MH, kepada sejumlah wartawan, saat menggelar konferensi pers, di kantor Kejari Palu, Jumat kemarin (19/2).

“Dari 17 orang saksi diperiksa, 3 orang dinaikan statusnya, jadi tersangka, dan dua orang tersangka itu pejabat di lingkup Pemkot Palu,” ungkap Grafik.

Kasi Intel mengatakan, 3 saksi jadi tersangka itu, pertama berinisial DB selaku pengguna anggaran dengan jabatan terakhir mantan Kepala Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu.

Saksi kedua, kata dia, saksi berisinial FD merupakan mantan pejabat di Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu.

Sedangkan saksi ketiga berinisial NM, merupakan pemilik tanah yang ikut menikmati uang negara.

“Dari surat permohonan terdapat informasi tidak benar, sehingga kami mengantongi
ada dua alat bukti ditemukan di dalam kasu ini,” pungkasnya.***

Penulis : Firmansyah

LEAVE A REPLY