2 Gedung LAB Lanjutan Tahap 1 Fakultas Kedokteran di Untad Siap Dilelang 2021

0
10

PALU – Proyek tahap 2, lanjutan pembangunan gedung laboratorium mikrobiologi, Fakultas Kedokteran, dan pembangunan Rehab Rekon Auditorium, menjadi prioritas oleh pihak Universitas Tadulako (Untad), untuk dibangun di awal 2021.

Demikian disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Drs H Sukran M.Si
didampingi Kepala Unit pengelolaan Pengadaaan Barang dan Jasa (UPP BJ) Untad, DR Fuad Zubaedi ST.M.SC, saat ditemui di kantor Rektorat Untad, Rabu, (17/2).

Drs H. Yusran menerangkan sesuai rencana awal, pelaksanaan tender sejumlah paket kegiatan proyek BLU Untad tahun anggaran 2021 meskinya terjadwal pada bulan Maret, bersamaan dengan tender proyek dari Kementrian Pusat.

“Ada sekitar Rp 56 Milyar anggaran pusat terbagi dalam alokasi Fisik Rp 40 Milyar dan peralatan 16 Milyar. Untuk gedung laboratarium terpadu melalui pelelangan pusat namun melibatkan pokja universitas.

Kemudian, sesuai saldo awal yang ada saat ini, sambungnya, ada sekitar Rp 100 milyar lebih, yang telah diprogramkan untuk kegiatan fisik dan oprasional.

“Rp 60 Millyar untuk alokasi fisik dan sisanya untuk oprasional. Ini yang masuk dalam program peluncuran saldo awal tahun 2021,” urainya.

Namun karena kendala, penggunaan saldo awal tersebut katanya, mendapat penolakan sistem karena adanya masalah tehnis berkaitan program nasional yang masuk dalam kewenangan Bappenas yang tadinya menjadi kewenangan perbendaharaan.

“Sehingga kita seluruh Satker, saat ini diperintahkan Kementrian untuk menyurat agar menjadi dasar untuk mengundang Bappenas dan hal ini terjadi juga dibeberapa perguruan tinggi yang lainnya di indonesia,” ujarnya.

Maka kata Yusran, target untuk tender bulan Maret belum dapat dilaksanakan, sampai menunggu surat keputusan nantinya dari Kementrian.

“Jadi kalau belum turun itu keputusan, kita belum bisa kita laksanakan apa – apa,” pintanya lagi.

Untuk mencari solusi lain, Kepala biro keuangan Untad ini, telah berupaya dengan mengusulkan kepada pihak perencana untuk menyurat usul revisi ke Dirjem Perbendaharaan Pusat.

“Artinya jika nantinya Perbendaharaan pusat dapat memproses lebih awal, maka kita bisa bergerak nantinya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala UPP BJ Untad, DR Fuad Zubaedi menambahkan untuk proyek auditorium Untad tahap I 2020 yang lalu, pekerjaan penguatan struktur bawah telah selesai dilaksanakan, dengan besaran anggaran sekitar Rp 5
Milyar.

“Tahap I lalu untuk pengutan struktur bawah, ada sekitar 68 titik dilakukan boring dan menggunakan beton K350, dengan kedalaman sekitar 3 meter, dan perubahan basmen” ujarnya.

Ketua Jurusan Tehnik ini mengatakan Auditorium tersebut berjalan 2 tahap lagi, untuk anggaran tahap II sekitar Rp 11 Milyar untuk pekerjaan struktur atas dan tahap III nantinya Finishing.

“Dan untuk proyek lanjutan kedua berikutnya adalah pembangunan gedung laboratorium mikrobiologi Fakultas Kedokteran dan Pembangunan Rehab rekon Auditorium tahap II. Dengan taksiran anggaran sekitar Rp 14 Milyar,” tambah Dr Fuad Zubaedi.

Diakhir pertemuan Drs Sukran juga sangat mengapresiasi beberapa pembangunan gedung yang saat ini dilaksanakan oleh kementerian BPPW PUPR Wilayah Sulteng baik tahun anggaran 2020 yang masih berjalan dan proyek kegiatan yang direncanakan untuk tahun 2021.

Pihaknya juga berharap agar beberapa pembangunan gedung 2020 lalu yang masih berjalan agar dapat dituntaskan agar dapat digunakan oleh pihak Untad.

Penulis : Firmansyah

LEAVE A REPLY