Dua Pelaku Pengeroyokan di Pinrang Dibekuk Polisi, Satu Lainnya Dalam Pengejaran

0
8
Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pinrang berhasil meringkus tiga pelaku penganiayaan di Jl. Murtala Timur, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang.

Jurnalfokus.com – Unit Resmob Sat Reskrim Polres Pinrang berhasil meringkus tiga pelaku penganiayaan di Jl. Murtala Timur, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang. Ketiga pelaku adalah Aprilianto (22), Ramli (23) dan Resky (23).

Dari ketiga terduga pelaku, baru dua orang yang diamankan yakni Aprilianto dan Ramli. “Kami berhasil mengamankan Aprilianto dan Ramli. Sementara Resky masih DPO,” kata Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Deki Marizaldi, Selasa (09/02).

Pengeroyokan terjadi sewaktu korban Asrunk sementara mengendarai sepeda motor dengan Firhad. Tiba-tiba korban dihadang oleh ketiga pelaku di Jl. Melati, Kecamatan Watang Sawitto, Kabupaten Pinrang

Ketiga pelaku ini langsung mengeroyok korban. Akibatnya korban mengalami memar, luka bengkak dan luka lecet pada bagian tubuhnya.

“Ketiga pelaku melakukan pemukulan secara bersama-sama dan berulang-ulang. Korban mengalami luka bengkak pada kepala sebelah kanan, luka lecet pada tangan sebelah kiri, memar pada punggung dan mata sebelah kiri,” ungkap Iptu Deki.

Hasil Interogasi, Aprilianto mengaku pada saat itu ia memberhentikan korban yang sedang mengenderai motor, kemudian terduga pelaku Resky langsung menganiaya korban.

Sementara Ramli mengakui ia telah melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara memukul menggunakan kepalan tangannya sebanyak 1 kali.

Selanjutnya kedua terduga pelaku dibawa ke Posko Resmob polres pinrang dan diserahkan kepada penyidik guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kasus penganiayaan di Pinrang kembali terjadi, banyaknya kasus penganiayaan dilakukan karena berbagai masalah, kadang-kadang penganiaayan terjadi hanya karena masalah sepeleh saja misalnya akibat tersinggung, salah paham, dendam, dan masih banyak lagi.

Banyak faktor yang menyebabkan orang tega melakukan penganiayaan, diantaranya :

1.Hasad dengki berlaku disebabkan perasaan tidak senang hati satu  pihak disebabkan kelebihan yang ada pada pihak lain yang tidak ada padanya.

2.Tamak berlaku disebabkan sikap tidak mau kelebihan yang  ada pada dirinya dimiliki juga orang lain. Ini juga disebabkan sikap tidak mahu sesuatu peluang didahului oleh orang lain.

3.Tidak berupaya melawan nafsu. berlaku disebabkan emosi atau nafsu yang memuncak sehingga dirinya dikuasai oleh nafsu.

4.Dendam atau cemburu berlebihan. berlaku disebabkan seseorang itu merasakan bahwa dia tidak atau kurang diberi perhatian atau merasakan orang lain mendapat layanan yang lebih daripadanya.

Dalam Islam kita dilarang menganiaya atau menzalimi orang sebab kezaliman akan menjadi kegelapan di akhirat kelak, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Takutlah kalian berbuat zalim, karena kezaliman itu menjadi kegelapan demi kegelapan di hari kiamat” (HR. Muslim).

Kezaliman juga adalah kebangkrutan di akhirat, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah pertanya kepada para sahabat, “Tahukan kalian siapa itu orang yang bangkrut?”, Mereka menjawab:

“Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak lagi memiliki uang dan barang”.

Beliau lalu menerangkan:

“Sesungguhnya orang yang bangkrut diantara umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa amal shalat, puasa dan zakat. Disamping itu, ia juga membawa dosa mencaci maki, menuduh, mengambil harta orang lain, menumpahkan darah, dan memukul orang lain. Maka tiap-tiap orang yang dizaliminya dibayar dengan amal baiknya. Kalau habis amal baiknya, sedangkan tanggungannya belum terbayar, maka diambil sebagian dari dosa-dos mereka lalu ditimpakan kepadanya, kemudian ia dicampakkan ke dalam api neraka”.

(Polda Sulsel)

LEAVE A REPLY